1. Persiapkan komputer yang akan dipakai nge root
- Install Android SDK, installernya dapat diunduh dari situs berikut ini http://developer.android.com/sdk/index.html
- Setelah teristall jalankan Android SDK Manager.
- Pilih pilihan packages pilih Extras kemudian centang Google USB Driver packages.
- Klik tombol Install packages.
- Download rooting toolkit dari DooMLoRD Root http://www.mediafire.com/?cu1yy79qb2z69f4
- Extract file rooting toolkit.
2. Persiapkan handphone yang akan di root
- Aktifkan/centang setting agar device bisa menjalankan aplikasi dari non-market. Settings->Applications->Unknown Sources
- Aktifkan/centang mode USB-debugging saat device dihubungkan dengan komputer. Settings->Applications->Development->USB Debugging.
- Setting screen timeout menjadi 15 menit atau lebih untuk sementara. Settings->DisplayScreen time out->30 minutes
3. Proses rooting
- Hubungkan device ke PC menggunakan kabel USB.
- Pada PC, jalankan file wt19i.exe yang terdapat pada folder root_doomlord_v2
- Ikuti petunjuk proses rooting yang diberikan program rooting tersebut.
- Jika pada proses instalasi Busybox program seperti berhenti, tekan Ctrl-C pada PC agar proses dapat dilanjutkan.
- Ikuti proses yang diberikan sampai selesai.
4. Smartphone akan restart sendiri.
5. Proses rooting selesai. Jangan lupa kembalikan setting Screen timeout pada setingan awalnya.
6. Happy rooting…

